Site Overlay

SALAH JURUSAN TAPI UDAH SETENGAH JALAN? TERUSKAN SAJAAA…

Kesuksesan setiap orang gak bisa di nilai dari latarbelakang pendidikan seseorang, seperti kuliah di mana, jurusan apa. Walaupun mungkin ketika sedang duduk di bangku perkuliahan, setiap orang yang berada di universitas favorite atau perguruan tinggi terbaik mereka akan merasa jadi orang terpandang.

Namun beda cerita ketika kamu sudah berada di dunia kerja. Walaupun ada beberapa perusahaan yang mementingan latarbelakang pendidikan, namun banyak juga kok yang mengabaikannya.

Mungkin untuk beberapa orang, jurusan kuliah akan sangat penting, misalnya kamu ingin jadi dokter atau kamu pengen jadi akuntan, perawat, bidan, dan yang lainnya. Setidaknya dengan jurusan seperti itu, seseorang sudah tau akan jadi apa kedepannya nanti. Tips memilih jurusan pun harus di ketahui dengan benar agar ketika belajar pun menyenangkan. Tapi tak sedikit juga mahasiswa atau mahasiswi yang salah masuk jurusan padahal mereka tidak menyukainya.

Terlepas dari suruhan orang tua, ada juga seseorang yang asal pilih jurusan dengan pikiran ‘asal diterima di Universitas A’. Ya sebenernya ga salah juga sih, tapi alangkah baiknya untuk memberi kesempatan bagi yang lain yang ingin masuk ke jurusan tersebut.

Lalu bagaimana dengan orang yang benar-benar salah jurusan karena tidak sesuai dengan passionnya? Karena banyak juga yang sanggup menjalaninya sampai lulus dan ada pula yang ga betah. Apakah harus lanjut atau berhenti di tengah jalan?

Sebenernya, salah jurusan itu gak seseram yang kamu bayangkan kok. Salah satu yang bisa kamu lakukan yaitu transfer jurusan. Namun syarat dan kebijakan kampus akan berbeda-beda dan jurusan ketika pindah pun harus berhubungan dengan jurusan yang lama, jadi jangan pasrah yaa, mending kamu coba cara ini dulu.

Beda halnya dengan kamu yang memiliki faktor biaya dan ga sanggup untuk pindah, coba deh kamu ikuti organisasi. Dengan begitu kamu tetap bisa belajar dari jalan yang lain. Tapi jurusan yang salah ini tetap di lanjutkan sampai beres, intinya kamu harus punya teman yang bisa diajak berjuang bareng deh, karena dengan begitu kuliah pun jadi tidak terasa.

Kalau kamu ikut banyak kegiatan pun setidaknya masih bisa belajar walaupun bukan dari mata kuliah tersebut ya.

Setiap kampus juga pasti kan ada UKM dan organisasi, setidaknya kamu mengikuti satu saja sesuai dengan minat dan bakat kamu. Karena dengan begitu kamu bisa mendapatkan ilmu yang berbeda, selain itu juga kamu bisa menjalin jaringan pertemanan yang baru karena itu sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.

Kalau sudah begitu kan ga usah merepotkan orang tua lagi untuk pindah ke kampus yang baru. Namun kalo kamu sudah berpenghasilan sih ya why not.

Ketika merasa salah ambil jurusan, hal yang bisa kamu lakukan lainnya adalah kuliah sambil bekerja. Ini adalah salah satu cara untuk bisa mewujudkan kamu pindah kuliah, apalagi buat kamu yang teguh pendirian dan tidak ingin melanjutkannya lagi. Dari bekerja kamu pun bisa berpenghasilan sendiri sehingga kamu ga akan menyulitkan orangtua lagi. jika uangnya sudah terkumpul, barulah kamu cari kampus lain atau mungkin ingin tetap di kampus tersebut tapi di jurusan yang berbeda.

Jangan lupa ya, hal utama yang harus kamu prioritaskan tetap kuliah. Walaupun kuliahnya atau tidak seseorang itu ada pillihan seseorang. Namun ketika seseorang ingin sukses, seharusnya ia tau apa yang harus dilakukan karena niat dan usaha tidak akan menghianati hasilnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *